Please add valid embed Code.

Reaksi Tubuh Saat Detoksifikasi

Reaksi Tubuh Saat Melakukan Detoksifikasi

Pusing sudah kalau tubuh mulai melar. Tiba-tiba perut jadi buncit. Paha, lengan, dan pinggang membesar. Wah, kalau dibiarkan bisa bertambah gede, bisa nyaingin kinkong! Ups, ada rahasia dari Artis Dewi Hughes, agar tidak berlanjutan tubuh perlu melakukan proses detoksifikasi.

Wih, makanan apa ya ini detoks? Ceritanya Hughes berat badan sampai 90kg! Lalu setelah melakukan detoks secara alami, 3 bulan dia turun 40kg! Wow, mau banget kalau seperti itu.

Jadi detoks itu menurunkan berat badan ya? eits… Jangan terburu kasih simpulan. Makanya baca sampai tuntas.

Apa itu Detoksifikasi?

Detoksifikasi  itu proses mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Secara khusus bagian tubuh yang sering dilakukan detoks adalah pada sistem pencernaan.

Asal usulnya begini. sadar tidak sih kalau apa yang masuk dalam perut kita selama ini banyak (pakai banget) racunnya?

Racun itu ada dihampir setiap makanan kita lho. Buah-buahan ternyata pernah disemprot pestisida, menempel erat di kulit buah bahkan hingga saat kita makan. Makanan instan seperti Mie, roti, dan lainnya ternyata banyak mengandung bahan pengawet. Atau juga minuman, es krim, makanan lainnya mengandung banyak pewarna agar menarik.

Bahan-bahan di atas masuk ke pencernaan kita, dan ternyata tidak bisa dicerna. Mereka menjadi barisan para  racun yang berdiam diri di lambung, usus, dan beberapa organ di sistem pencernaan kita.

Itu belum termasuk lemak dan makanan itu sendiri yang sudah pasti mengendapkan kotoran dalam usus kita. Jadi, intinya dalam sistem pencernaan kita banyak kotoran. Baik yang berbahaya (pewarna makanan, bahan pengawet, pestisida, dan lain-lain), atau sisa makanan yang awalnya tidak berbahaya. Seperti endapan tepung, minyak hasil gorengan yang mengendap jadi lemak jahat (kolesterol jahat) dan lain-lain.

Mereka semua mengendap dalam sistem pencernaan kita. Padahal sari makanan, gizi, nutrisi, dan vitamin penyerapan dilakukan melalui usus-usus kita.

Jadi?? Bisa menebak kan. Yang diserap usus kita pada akhirnya tidak hanya sari makanan. Tapi juga racun dan sampah makanan yang menempel di dinding usus. Maklumlah, sudah puluhan tahun pencernaan diisi makanan dan kita belum pernah mencucinya.

Setelah diserap, baru dialirkan ke seluruh tubuh melalui darah. Karena yang diserap tidak hanya nutrisi tapi juga racun, maka racun tersebut juga menjalar ke seluruh tubuh melalui darah.

Sistem Pencernaan Kotor Sumber Penyakit

Tidak heran akhirnya beberapa tubuh kita mulai mengalami perubahan. Bahkan kesehatan bisa menurun drastis pada usia di atas 40 tahun. Ya maklum saja. yang diedarkan ke seluruh tubuh bukan nutrisi dan sari makanan saja, tapi juga racun-racun yang menempel di dinding usus tadi.

Mualilah muncul keluhan mudah lelah, pusing, gampang sakit, dan lain sebagainya.

Reaski Tubuh Saat Detoksifikasi

Reaski Tubuh Saat Detoksifikasi

Untuk mengembalikan kebersihan sistem pencernaan itulah dilakukan proses detoksifikasi. Menurut dewi Hughes, detoks secara alami dapat dilakukan dengan perilaku sehat sebagai berikut:

  • Minum air putih hangat setiap bangun tidur. Lalu diulang minum air putih hangat lagi sekitar 30 menit kemudian hingga berulang 3-5 kali. Manfaat dari air putih hangat setiap hari ini untuk melarutkan racun dan lemak yang menempel di usus kita, sebelum kita makan pada hariitu.
  • Detoks alami juga bisa dilakukan dengan menggunakan air kelapa muda. Rutinkan minum air kelapa muda untuk menetralisir segala racun dalam sistem pencernaan.

Langkah ini pasti gak mudah dong. Butuh beberapa lama untuk membersihkan dan mengeluarkan racun yang bersarang dalam perut.

Detoks alami dilakukan juga dengan perbanyak makan sayur. Sayur banyak mengandung serat sehingga efektif untuk membantu membersihkan sistem pencernaan.

Apa Kaitan Detoks dengan menurunkan Berat Badan ala Hughes?

Jelas terkait. Serat , buah-buahan dan lainnya banyak serat. Jaid manfaatnya adalah membersihkan sistem pencernaan. Nah, pembersihan tersebut tidak hanya menyasar racun, tapi juga lemak-lemak berbahaya yang ada di sekitaran pencernaan.

Dengan demikian darah yang dialirkan le seluruh tubuh semakin bersih. Hal ini sangat membantu melancarkan aliran darah dan ikut serta mengangkut kotoran dan lemak yang menempel pada darah di segala penjuru pembuluh darah.

So, Detoksifikasi berjalan. Perut bersih, usus bersih, pembuluh darah juga mulai bersih dari lemak.  Ini adalah detoksifikasi yang berjalan secara alami.

Bagaimana reaksi tubuh saat melakukan detoksifikasi?

apa itu detoksifikasiTentu saja ada perubahan kesegaran yang dapat Anda rasakan. Perut jadi ringan, tidak sebah. Mulailah berbagai anggota tubuh merespon dengan menurunkan berat badannya. Badan kembali fit dari sebelumnhya mudah mengantuk. So, sebagaimana kata Dewi Hughes, diet dan menurunkan berat badan secara alami pada dasarnya sudah dimulai dengan melakukan detoksifikasi.

Tertarik untuk mencoba merasakan proses detoksifikasi, dan merasakan bagaimana nikmatnya reaksi tubuh setelah melakukan detoksifikasi?

No Responses

Write a response

%d bloggers like this: